Wild Hogs
April 9th, 2007 by tsabitaSebelum screening film ini, awalnya saya agak ragu mau ikut nonton. Dan pas lihat gambar2nya, saya pikir film ini bukan film yang saya suka, karna saya lebih suka film2 ber-genre romatis, abg, horror, dan komedi.. dari gambar2nya Wild Hogs, terlihat lelaki bermotor dan tampilan yang urakan.. hmm.. tapi akhirnya saya nonton juga.. sebelum film dimulai, awalnya saya pikir paling 1/2 jam bakalan keluar dari gedung 21 ini karna ada keperluan…….
tapi ternyata……..pas belum ada 5 menit film ini dimulai.. awalnya2 aja udah lucu.. ternyata film ini film komedi yang super lucu banget.. jadilah saya nonton sampai akhir film..
Penasaran kan? Ini sedikit cerita filmnya..
Wild Hogs menceritakan tentang 4 orang lelaki setengah baya yang sedang mengalami stress dengan kehidupannya. Bobby (Martin Lawrence), si suami takut istri yang sudah lama tak bekerja dan kali ini ia harus kembali berprofesi sebagai pembersih toilet. Doug (Tim Allen), si dokter gigi yang merasa kurang dekat dengan anaknya, Woody (John Travolta) si pengusaha yang sedang mengalami bangkrut dan ditinggal istrinya yang berprofesi sebagai model bikini, dan Duddley (William H. Macy), si programmer lugu yang langsung gemetar dan salah tingkah kalau bertemu dengan wanita cantik.
Untungnya, 4 orang sahabat ini sama-sama masih memiliki hobi motor gede sebagai pelampias kebosanan. Nama gang motor mereka adalah Wild Hogs (Celeng Liar). Suatu saat, Woody mengajak teman-teman nya ini untuk jalan-jalan ke luar kota, atau istilahnya ‘touring’ dengan motor-motor mereka, tanpa hp, tanpa rencana yang matang, pokoknya jalan-jalan dengan motor dengan bebas.. lepas dari rutinitas sehari-hari.. Akhirnya, jadilah mereka saling membuang ponselnya masing-masing supaya perjalanan motor ini nggak bakalan terganggu..
Yang lucu lagi, saat mereka akan bermalam di sebuah tenda.. ada adegan lucu Duddley dengan kantung plastik ‘kesayangannya’, dan tenda yang terbakar gara-gara tanpa sengaja Doug membuang marshmellow hangus ke arah tendanya.. bukannya air yang disiram, Duddley malah menyiram tenda dengan bensin.. Sukseslah mereka tidur diatas satu kasur.. Paginya, mereka sudah dikejutkan dengan polisi hutan yang menyangka mereka kaum gay yang sedang tidur bareng..(situasi saat itu sangat mendukung anggapan polisi ini) Lucunya lagi, polisi itu ternyata juga gay! Jadilah mereka langsung terbirit-birit lari dari polisi centil ini.
Masalah mulai timbul saat Wild Hogs mampir ke sebuah klub/restoran yang ternyata di dalamnya gerombolan gank motor yang bermuka garang. Tapi berhubung sudah terlanjur masuk, mereka berusaha untuk tidak berbuat masalah. Tapi sayang, si kepala gank Del Fuegos malah memaksa untuk mengambil motor Duddley. Tak berapa lama meninggalkan restoran, Woody, si lelaki yang ingin selalu dianggap hebat, tidak bisa menerima kejadian ini. Ia memaksa ingin merebut kembali motor Duddley. Jadilah ia sendirian kembali lagi ke klub dengan diam-diam membawa kabur motor Duddley dan mengatakan ke teman-temannya kalau ia sudah berbicara baik2 dengan gerombolan jah
at itu. Padahal, tanpa sepengetahuan teman-temannya, mereka dalam masalah besar. Woody diam-diam memotong saluran bensin di semua motor gank Del Fuegos. Alhasil saat gerombolan ini ingin mengejar Wild Hogs, bensin mereka berceceran
.. dan ternyata, rokok yang dijatuhkan salah satu kru gank ini malah meledakkan beberapa motor dan seluruh restoran milik almamater gank mereka. Nggak salah lagi, gerombolan Del Fuegos langsung naik pitam dan berencana untuk balas dendam dengan Wild Hogs.
Na
h, bagaimana nasib Wild Hogs?
Bisakah Woody menyembunyikan masalah ini sendiri? Dan bisakah Wild Hogs yang hanya terdiri dari 4 orang biasa-biasa ini menghadapi gerombolan gank yang suka membuat onar? Apalagi, karena saking takut, Woody mengajak mereka tuk ngebut tanpa sempat mengisi bensin..
Jangan sangka film ini akan banyak adengan sedih dan ceceran darah.. Sebaliknya, banyak adegan lucu dalam film ini.
Penasaran? lihat sendiri aja filmnya.. nggak bakalan rugi deh!
